Tuesday, February 15, 2011

Tugas 1


Perkembangan Sistem Perekonomian Indonesia

A. Pendahuluan

Pada dasarnya manusia hidup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik itu kebutuhan sandang, pangan dan sebagainya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tentu saja manusia membutuhkan bantuan orang lain. Tidak mungkin kita memenuhi semua kebutuhan kita tanpa berhubungan dengan orang lain. Kegiatan kita untuk memenuhi kebutuhan kita itulah yang disebut dengan kegiatan ekonomi.  Dengan semakin berkembangnya manusia kegiatan ekonomi membutuhkan suatu sistem yang dapat mengaturnya agar lebih memepermudah jalannya kegiatan ekonomi tersebut. Ini yang disebut dengan sistem perekonomian. Sistem perekonomian mengatur segala tata cara yang berhubungan dengan perilaku masyarakat produsen, konsumen ataupun pemerintah dalam menjalankan kegiatan ekonomi untuk mencapai suatu tujuan. Setiap negara mempunyai sistem perekonomian yang berbeda-beda, tergantung dari ideologi, budaya dan pandangan politik masing-masing negara. Walaupun berbeda namun pada dasarnya semua negara memiliki tujuan yang relatif sama, yaitu :
- Mencapai tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat
- Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
- Mencapai kestabilan ekonomi dengan lapangan kerja yang luas
- Mengurangi jumlah pengangguran
- Pemerataan pendapatan di semua lapisan masyarakat



B. Isi

Pada jaman awal-awal setelah Indonesia merdeka, Negara kita menganut sistem ekonomi pancasila yang berdasar pada UUD 1945 dan pancasila yang disebut dengan sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini dipilih karena memiliki ciri-ciri positif (Suroso, 1993) yang tercermin dalam UUD1945, yaitu pasal 23, 27, 33 dan 34, yaitu :
- Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas ke-keluargaan
- Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara
- Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat
- Sumber-sumber kekayaan dan keuangan Negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat, serta pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada pada lembaga-lembaga perwakilan pula
- Warga Negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak
- Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
- Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum
- Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara
Selain itu sistem demokrasi ekonomi juga mempunyai hal-hal yang harus dihindarkan, antara lain :
- Sistem free fight liberalism, yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain sehingga dapat menimbulkan kelemahan structural ekonomi nasional
- Sistem etatisme, di mana negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominant serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreadi unit-unit ekonomi di luar sektor negara
- Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat
 Namun pada kenyataannya hal ini tidak dapat dihindari oleh negara kita. Dalam perkembangannya sistem demokrasi ekonomi kita terpengaruh oleh sistem perekonomian lainnya. Pada tahun 1950 sampai 1957, perekonomian Indonesia diwarnai dengan pengaruh dari sistem liberal. Dan pada tahun 1960-an sampai jaman orde baru, dengan pengaruh dari Partai Komunis Indonesia yang sangat kuat, sistem perekonomian Indonesia berkiblat kepada sistem sosial (komunis). Pada jaman orde baru (1965), semua tokoh negara sebagai wakil rakyat sepakat untuk kembali menempatkan sistem perekonomian kita pada nilai-nilai yang telah tersirat dalam UUD 1945 dan pancasila. Dengan demikian sistem demokrasi ekonomi menjadi satu-satunya  acuan bagi pelaksanaan semua kegiatan ekonomi selanjutnya. Awal orde baru diwarnai dengan masa-masa rehabilitasi, perbaikan di seluruh sektor kehiduapna. Rehabilitasi ini terutama ditujukan untuk :
- Membersihkan segala aspek kehidupan dari sisa-sisa paham dan sistem perekonomian yang lama (liberal dan sosial)
-Menurunkan dan mengendalikan laju inflasi yang saat itu sangat tinggi, yang berakibat terhambatnya proses penyembuhan dan peningkatan kegiatan ekonomi secara umum
Namun setelah jaman orde baru runtuh pada  saat reformasi tahun 1998, sesuai dengan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia (MPR) Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha. Sistem ekonomi kerakyatan mempunyai ciri-ciri berikut ini :
- Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat
- Memperhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai keadilan, kepentingan sosial dan kualitas hidup
- Mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
- Menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja
- Adanya perlindungan hak-hak konsumen dan perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat


C. Penutup

Sistem perokonomian Indonesia mengalami perkembangan yang tidak pendek sejak negara kita merdeka. Dari pertama kali menganut sistem demokrasi ekonomi, hingga mengalami pengaruh dari sistem liberal dan sosial hingga akhirnya sekarang menggunakan sistem demokrasi kerakyatan. Namun hingga sekarang negara kita belum bisa lepas dari hutang-hutang yang membelit kita sejak jaman orde baru, walaupun perekonomian kita tetap tumbuh tapi masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Mungkin sistem yang kita gunakan sekarang ini cukup untuk menjalankan kegiatan ekonomi di Indonesia dengan baik namun pada implementasinya sistem ini tidak berjalan dengan baik karena hal-hal seperti korupsi dan bobroknya moral para penguasa yang menjadi wakil rakyat yang membuat negara kita belum bisa dikatakan sebagai negara yang sudah membuat rakyatnya hidup sejahtera.


Sumber :

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1-sistem_perekonomian_indonesia.pdf

http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Pelaku-Pelaku_Ekonomi_Dalam_Sistem_Perekonomian_Indonesia_8.2_%28BAB_15%29

http://www.g-excess.com/id/pengertian-dan-penjelasan-sistem-perekonomian.html

No comments:

Post a Comment